Tampilkan postingan dengan label bisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisa. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Februari 2014

Maaf Pak saya nggak bisa

ABD JALIL ALI

DUA minggu setelah Ops 6P Bersepatu dilancarkan, orang ramai mula nampak kesungguhan pihak berkuasa dalam memerangi pendatang tanpa izin @ Pati.

Dengan kira-kira 135,000 anggota daripada pelbagai agensi terlibat dalam gerakan besar-besaran ini, semua berharap pendatang haram dapat dinyahkan dari bumi berdaulat ini.

Sejak dilancarkan tengah malam 1 September baru lalu, beribu-ribu telah ditangkap. Syabas kepada Menteri Dalam Negeri, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi yang amat bersemangat menjayakan operasi ini. Harap-harap semangat itu terus membara sampai bila-bila.

Semua orang tahu sebelum ini sudah banyak kali diadakan ops mengusir Pati, tetapi semuanya nampak macam acah-acah. Menteri sudah banyak kali bertukar, pegawai sudah berganti, tetapi kita masih dihantui Pati.

Nampak macam hangat-hangat tahi ayam, heboh tiga empat hari dalam media, tangkap seorang dua, kemudian senyap. Kalau sejak dulu ada sungguhan, dan tidak terlalu memberi muka, mungkin kita sudah bebas dari Pati.

Kita tahu pendatang haram ada di mana-mana – kawasan perladangan, tapak pembinaan, kawasan setinggan, restoran, stesen minyak, di kaki lima, di sebelah rumah kita, hatta di atas bumbung pusat pelacuran – tetapi tidak ada kesungguhan memburu mereka. Laporan orang ramai mengenai tempat bersembunyi Pati, tidak diambil tindakan dengan segera.

Malah, kerap terjadi apabila penguat kuasa datang menyerbu, Pati sudah cabut terlebih dulu. Nampak sangat orang kita diperbodoh oleh orang asing.

Terlalu lembik dan lembap penguat kuasa kita sehingga wujud persepsi mereka telah dirasuah. Zahid dan pasukannya mesti menukar tanggapan negatif itu. Jangan sampai persepsi menjadi realiti!

Tidaklah diketahui dengan tepat berapa bilangan sebenar puak-puak asing tanpa izin yang ada di keliling kita. Tetapi seperti yang diakui sendiri oleh menteri, ada 640,000 Pati dari Indonesia (paling ramai), 267,000 dari Bangladesh, dan 113,000 dari Myanmar. Itu tidak masuk dari Nepal, Afrika, China. Malah, mungkin ada dari Mongolia.

Baik yang haram mahupun yang sah, kita sebenarnya sudah kebanjiran pendatang asing. Tidak ada satu pun ruang kita yang bebas dari orang luar. Sana sini orang kita mengeluh sebab kawasan mereka telah ditawan oleh warga kulit hitam dari negara-negara Afrika. Mereka tidak menghormati peraturan dan undang-undang kita.

Mereka kurang ajar dan membawa budaya tidak sihat seperti mabuk, melalak tengah malam, mengusik anak gadis kita, menunjukkan kemaluan di tempat umum. Mereka, merompak, merogol, mengedar dadah, membunuh.

Beberapa kawasan di sekitar Kuala Lumpur sudah seperti Jakarta atau Medan, sana-sini orang bercakap loghat Indonesia, “Bisa diatur”, “Bisa, Pak!”, “Pokoknya tanggung beres!” dan entah apa-apa. Penempatan yang dulunya milik kita, kini sudah dikuasai oleh mereka.

Dan, saban hari kita membaca dan melihat gambar mengenai gadis dan wanita seksi dari negara asing yang terlibat dengan khidmat seks di pusat hiburan, pusat kesihatan, rumah urut, pusat pelacuran. Ada premis yang telah diserbu berpuluh kali, dikeluarkan amaran, tetapi masih berdegil. Serbu hari ini, tutup esok, lusa buka semula seperti tidak ada apa-apa. Rasuah?

Pengalaman peribadi saya pagi semalam membuktikan betapa ramainya pendatang asing di keliling kita – saya tidak pasti mereka ada permit atau Pati. Saya hendak ke Taman Selasih, mengunjungi seorang sahabat. Ada yang kata di Gombak, ada pula yang kata di Batu Caves.

Mula-mula saya bertanya seorang pemuda bermotosikal, di sebuah kedai serbaneka berhampiran Pasar Borong, Batu Caves. Dia macam kebingungan apabila saya bertanya di mana Taman Selasih. Katanya: “Maaf, Pak. Saya nggak bisa nolong...” Patutlah dia bingung!

Saya bertanya kepada seorang anak muda bertopi di sebuah stesen minyak, dia menjawab dalam bahasa Inggeris ‘broken’: “I three days work here only. RON 95 or 97, Sir?” Saya tidak pasti dia Nepal atau Bangladesh.

Berhenti di sebuah gerai tepi jalan, saya bertanya pula kakak penjual nasi lemak, dan dia menjawab: “Setaunya saya kalo yang namanya Taman Selasih itu ada dua...” Ini mesti dari Semarang!

Tujuh orang, termasuk dua wanita yang saya tanya, kesemuanya pendatang luar. Saya betul-betul rasa terasing di tempat sendiri!

Kamis, 06 Februari 2014

Cara ambil salad PIZZA HUT supaya bisa dimakan 10 orang

 

sumber

Selasa, 26 November 2013

Seks Di Bawah Usia 17 Tahun Bisa Berbahaya

Belajar Cari Uang - Kanker rahim (uterus) merupakan salah satu jenis kanker yang menakutkan bagi seorang perempuan. Kanker ini dianggap menjadi penyebab kematian terbesar wanita di dunia. Ada beberapa penyebab kanker ini, antara lain, hubungan intim di bawah usia 17 tahun.

Kanker rahim adalah penyakit yang banyak diderita kaum perempuan. Kenapa demikian? Karena hanya perempuan yang memiliki rahim, sedangkan laki-laki tidak. Penyakit ini mematikan dan muncul karena sel-sel epitel pada dinding rahim berkembang tidak normal. Seperti penyakit kanker lainnya, penyebab kanker rahim inipun belum diketahui secara pasti. Beberapa penelitian kemudian menyebutkan bahwa kanker ini disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV) yang muncul, antara lain karena perilaku sering berganti-ganti pasangan seks.

Virus ini hidup di daerah yang lembab, persisnya dalam cairan vagina yang diidap oleh penderita keputihan (leukore). Jika keputihan ini tidak segera membaik, virus ini bisa memunculkan kanker rahim. Biasanya keadaan ini ditandai dengan banyaknya cairan keputihan yang disertai bau tidak sedap dan perdarahan yang keluar dari vagina. Tapi ada kalanya kanker yang muncul itu tidak memberikan gejala-gejala sakit seperti itu.

Hubungan seksual di bawah usia 17 tahun juga dapat merangsang tumbuhnya sel kanker. Mengapa? Karena pada rentang usia 12 tahun hingga 17 tahun itu, perubahan sel dalam mulut rahim sedang sangat aktif. Ketika sel sedang membelah secara aktif (metaplasi), idealnya tidak terjadi kontak atau rangsangan apapun dari luar, termasuk injus (masuknya) benda asing dalam tubuh perempuan. Adanya benda asing, termasuk alat kelamin laki-laki dan sel sperma, akan mengakibatkan perkembangan sel ke arah abnormal. Apalagi kalau sampai terjadi luka yang mengakibatkan infeksi dalam rahim.

Sel abnormal dalam mulut rahim (servix uteri) itu dapat menyerang alat kandungan perempuan, berawal dari mulut rahim, dan beresiko menyebar ke vagina hingga keluar. Sel abnormal itupun bisa menyebar ke organ lain dalam tubuh, misalnya uterus, ovarium, tuba fallopi, ginjal, paru-paru, lever, tulang hingga otak. Jika telah mencapai stadium lanjut dan menyebar ke organ tubuh lain, kanker rahim dapat menyebabkan kematian.

Kanker ini juga bisa disebabkan oleh nikotin yang ada dalam darah. Mengapa? Karena asap rokok yang masuk dalam tubuh akan segera merasuk ke dalam darah yang menyebar ke seluruh tubuh. Zat nikotin yang ada dalam darah itu akan singgah di seluruh bagian tubuh, termasuk mulut rahim dan selaput leher rahim yang sangat peka terhadap zat nikotin. Zat nikotin itu akan memicu pertumbuhan sel tidak normal yang kemudian menjadi biang munculnya sel kanker mulut rahim.


Belakangan berkembang pula isu bahwa kanker ini disebabkan oleh hubungan intim pada saat seorang wanita sedang haid. Menurut para ahli, kanker ini tidak ada sangkut pautnya dengan hubungan seks yang dilakukan pada saat wanita sedang mengalami menstruasi. Kanker ini lebih disebabkan oleh virus HPV, sedangkan hubungan seks yang dilakukan pada saat wanita mengalami menstruasi hanyalah sebuah hubungan yang tidak higienis.


JellyMuffin.com - The place for profile layouts, flash generators, glitter graphics, backgrounds and codes  
Jangan Lupa Di LIKE Ya...!!!
Older Post ►
 

Copyright 2011 Mas Ijeum